Selasa, 29 April 2008

Messi Impian Moratti

Presiden Inter Milan Massimo Moratti rupanya memberikan lampu hijau bagi Barcelona untuk mendekati Zlatan Ibramovic. Namun, Morrati mempunyai syarat khusus, yakni Lionel Messi ke San Siro.

Pesona striker Argentina itu memang membuat Morrati jatuh cinta. Bahkan, milyader Italia itu rela melepas bintang pujaan baru Nerrazuri itu guna mewujudkan keinginannya. Terakhir, di duel Barca versus Manchester United di Champion League, Messi mampu lebih bersinar dibanding Cristiano Ronaldo.

Pemilik Nerazzurri itu juga mengaku memang telah tertarik memboyong Messi sejak lama. Morrati bahkan mengaku selalu memimpikan Messi berbaju Inter. Dan Morrati sadar keinginannya dapat terwujud jika dirinya mau memberikan sesuatu yang spesial pula bagi Barca, yakni Ibramovic.

Striker Swedia ini sebelumnya juga mengaku suatu hari nanti ingin bermain di Inggris atau Spanyol. Ibra sendiri dikabarkan telah ditawar Real Madrid sebesar 70 juta euro. Namun, Morrati rupanya akan memilih Barcelona yang juga mengaku tertarik dengan Ibramovich.

Moratti sendiri mengatakan Ibramovich akan tetap di Inter Milan. Namun, dirinya akan mempertimbangkan jika Barca memberi iming-iming Lionel Messi untuk kepindahan Ibra ke Camp Nou.

"Ibrahimovic akan tetap tinggal bersama kami tentunya. Mungkin di menyukai Barcelona, namun di juga menyukai saya. Dan saya juga suka Messi," ujar Morrati seperti yang dilansir Goal, Selasa (29/4/2008).

Derbi Milan Kalahkan Final Champions

Saat semua mata akan tertuju di pertandingan penting Liga Champions pekan ini, Massimo Moratti malah menganggap laga itu kurang menarik. Presiden Inter Milan itu mengatakan pamor Champions League masih kalah dengan pamor derbi Milan pekan depan.

Moratti menganggap partai Derbi Milan lebih menarik dibandingkan pertandingan Champions League musim ini. Ungkapan Morrati ada benarnya. Pasalnya, di pertandingan itu selain menjadi laga menentukan bagi kedua tim, juga syarat dengan pamor adu gengsi untuk menjadi klub terbaik di Milan.

Kemenangan di laga itu memang mejadi incaran kedua tim. Jika Inter mampu menaklukan Rossoneri maka gelar Scudetto akan menjadi milik Nerrazurri. Sedangkan bagi Milan kemenangan akan membuat peluang mereka berlaga di Champions League musim depan terbuka.

"Ini adalah sebuah pertandingan derbi yang sangat penting karena kedua tim mempunyai tujuan yang sama. Akan sangat sulit membandingkan pertandingan seperti ini dimanapun," ujar Moratti seperti yang dilansir yahoosport, Selasa (29/4/2008).

"Pertandingan ini nilainya lebih tinggi dibanding final Champions League sekalipun, karena pertandingan ini sangat vital bagi kedua tim," ujar Moratti.

Nerazurri sendiri sangat yakin menatap duel panas di Seri A itu. Kemenangan 2-1 atas Cagliari, pekan lalu tentu menjadi suntikan moral bagi Javier Zanetti dkk.

Saat ditanya mengenai perayaan gelar scudetto, Moratti mengaku dirinya lebih senang memilih pada laga lawan Siena dua pekan mendatang. Pasalnya, dilaga itu Nerazurri bermain kandang.

Moratti Anggap Derby Milan Paling Utama

Presiden Inter Milan Massimo Moratti menganggap derby kota Milan, Minggu (4/5) nanti, akan menjadi pertandingan yang lebih besar dibandingkan final Liga Champions.

Inter dapat menjuarai Serie A apabila mereka meraih kemenangan, sedangkan AC Milan berhasrat untuk meraih tiga angka seiring dengan tujuan mereka untuk meraih posisi empat sekaligus tiket terakhir Liga Champions musim depan.

"Laga ini lebih berharga dibandingkan final Liga Champions karena partai ini adalah penting bagi kedua tim untuk meraih tujuan mereka masing-masing," ujar Moratti.

"Semua derby adalah pertandingan luar biasa dan setiap partai tersebut memiliki kepentingan sendiri-sendiri karena muncul rumor balas dendam dari pertemuan sebelumnya atau karena fans lebih memikirkan hal itu.

"Namun partai ini memiliki makna tersendiri dan sulit untuk menemukan pertandingan serupa di dalam sejarah," tambahnya.

Kendati begitu, Moratti membantah kalau dirinya akan mendapatkan kepuasan lebih apabila meraih gelar Serie A saat derby della Madonnina dibandingkan salah satu dari dua laga Inter yang tersisa.

"Anda tidak dapat mengatakan lebih menginginkan untuk memenangkan laga ini dibandingkan yang lainnya. Kami hanya harus berusaha untuk memenangkannya dan apapun yang terjadi akan terjadi. Jelas bahwa kami akan memberikan segalanya saat tampil, apakah di laga derby atau pertandingan berikutnya," imbuhnya.

Milan mungkin akan tampil habis-habisan karena mereka hanya berjarak dua angka di belakang Fiorentina. Kekalahan akan membuat mereka tertinggal lima angka dengan dua pertandingan tersisa.

Akan tetapi, Inter hanya membutuhkan tiga angka lagi dari tiga laga terakhir untuk memastikan gelar Serie A musim ini.

Inter: Kaus Mandarin untuk Sedot Fans Tiongkok

Inter Milan punya strategi jitu untuk menggaet suporter asal Tiongkok. Manajemen Nerazzurri -julukan Inter Milan- semakin sering mengenakan kostum dengan logo sponsor bertulisan Mandarin.

Tadi malam WIB, pemain Inter memakai kostum hitam-biru dengan logo sponsor bertulisan Mandarin di bagian dada saat menghadapi Cagliari di Stadion Giuseppe Meazza pada giornata (pekan) ke-35.

Pemakaian kostum bertulisan Mandarin tersebut tidak lain dimaksudkan untuk menarik simpati fans Inter dari Tiongkok. Apalagi, sejak November lalu, Nerazzurri membuka toko merchandise Interstore di Shanghai, Tiongkok. Itu merupakan pemakaian kaus Mandarin kali kelima bagi skuad Roberto Mancini tersebut atau kali pertama dalam musim ini. Sebelumnya, pada musim 2005/2006, Inter dua kali menggunakan seragam itu saat menjamu Livorno dan Lazio.

Musim berikutnya, 2006/2007, mereka hanya memakai kaus tersebut sekali saat menghadapi Chievo. Kemudian, musim panas tahun lalu, skuad Roberto Mancini itu menggunakan kaus tersebut saat menghadapi Timnas Tiongkok yang dipersiapkan untuk Olimpiade Beijing 2008. "Kami berusaha menyedot suporter di Tiongkok yang memiliki penduduk terbanyak. Hal tersebut membuat Inter lebih mendunia," bunyi statemen Inter di situs resmi klub.

Jumat, 25 April 2008

Adriano Ingin Balik ke Inter

Striker bermasalah Inter Milan Adriano. ingin membuktikan kepada Roberto Mancini, bahwa dirinya belum habis. Untuk itu ia berencana kembali ke Inter Milan di musim depan.

Adriano, kini sedang menjalani 'pengasingan' ke klub Brasil Sao Paolo. Ia berencana kembali ke Stadion San Siro usai Piala Libertadores. Seperti dikutip La Gazzetta dello Sport, pemain 26 tahun ini menegaskan jika masalah pribadinya telah berakhir, dan dirinya diap mengenakan kostum Inter Milan.

"Saya kehilangan sepakbola Italia, rekan-rekan dan kehidupan saya di Milan. Menurut saya Milan adalah tempat terbaik menjadi tempat tinggal," ujar Adriano seperti dilansir Goal, Jumat (25/4/2008).

L'Imperatore menemukan kembali permainan terbaiknya di Sao Pulo. Adriano telah mencetak 11 gol dari 17 pertandingan di Turnamen Paulista. Dia yakin masa depannya adalah di Inter. Adriano berangan bisa tampil bersama Mario Balotelli dan Zlatan Ibrahimovic.

"Mario selalu menghubungi saya, dan saya juga memiliki hubungan akrab dengan Zlatan. Saya ingin kembali dan meyakinkan pelatih Roberto Mancini� bahwa saya ingin bermain bersama keduanya," lanjutnya.

Adriano juga menyatakan jika dirinya sama sekali tidak mempunyai masalah dengan Roberto Mancini. Ia berharap Mancini bisa membantunya keluar dari masa-masa kelam.

Kamis, 24 April 2008

Hasrat Ibra Main di Inggris atau Spanyol

Inter Milan sepertinya bukan menjadi pelabuhan terakhir Zlatan Ibrahimovic. Pasalnya, Ibra memiliki niat untuk bisa bermain di Inggris atau Spanyol di masa mendatang.

Ibra merupakan salah satu bomber terbaik di Eropa. Dia mengaku menjadi salah satu penganggum dua liga tersebut. Kabarnya, Chelsea dan Real Madrid terus mencoba menggoda mantan bomber Ajax Amsterdam tersebut. Bahkan Los Blancos dikabarkan siap menggaet Ibra dengan bayaran fantastis 70 juta poundsterling.


Mendengar kabar itu, kini Ibra yang digaet Inter dari Juventus pada tahun 2006 lalu, sepertinya mulai memikirkan masa depannya di San Siro. "Di Italia saya memang masih baik-baik saja saat ini. Tapi saya tidak tahu apa yang terjadi ke depannya. Saya berhasrat untuk bermain di Inggris atau Spanyol," tutur penyerang asal Swedia itu seperti dilansir Goal, Rabu (23/4/2008).


Penampilan Ibra belakangan ini memang sangat menurun drastis. Itu bisa terjadi karena penyerang berusia 26 tahun itu mengalami cedera lutut yang cukup serius. Terakhir, Ibra membela Inter ketika bermain imbang 1-1 melawan Livorno pada 29 Maret lalu.

Senin, 21 April 2008

Mourinho to Inter, Zlatan to Real Madrid

Mourinho last week flew down to Milano to have talks with Inter Milan President Massimo Moratti about talking charge in Inter the next season. There now are confirmed information that this meeting has taken place and everything points to that Mourinho will take the place as coach for Inter.


It's true, Mourinho and Mendes were in Milan, spokesman Eladio Parames stated.
They left Lisbon yesterday and in the afternoon met the InterPresident. Where? I cannot confirm that detail, but there was a meetingand I can assure you it was very positive.


There have been rumors following this that Drogba will be leaving Chelsea and join Inter at the same time that Mourinho takes charge. This should be one of the demands that Mourinho made. This of course started some rumors about Zlatan's position in Inter and it seems like Zlatan might be leaving for Real Madrid at the end of this season as Mourinho will most likely want to start with Drogba instead of Zlatan.


We will try to post more information about this as soon as we get it.

Sabtu, 19 April 2008

Zlatan Kembali Untuk Derby milan

Penat yang dirasa juga menyambangi pesepakbola. Apalagi ketika ‘menganggur’ karena didera cedera. Bukannya bertambah cepat untuk pulih, bisa jadi rasa bosan menunggu di ruang perawatan dan hanya menyaksikan rekan lainnya bertanding menambah lama masa pemulihan.

Itulah yang menjadi landasan Inter Milan memulangkan Zlatan Ibrahimovic. Sejatinya Inter tidak ingin berlama-lama ditinggal penyerang Timnas Swedia yang biasa disapa Ibra itu. Ia merupakan salah satu pemain kunci bagi Inter dalam mempertahankan scudetto.

Karena itulah Ibrahimovic bisa terima dan dengan senang hati mengiyakan keputusan klub. Sambil berkonsentrasi memulihkan fisik dan mentalnya di kampung halaman, target ke depan tidak lupa dipasang. Ibrahimovic menyatakan ia akan kembali bermain tanpa melewatkan partai penuh gengsi menghadapi duel Derby della Madonnina dan kesiapan untuk Euro 2008.

“Kembali ke Malmoe (Swedia) adalah keputusan terbaik yang sudah kami buat,” ujar Ibrahimovic seperti dilansir Football Italia. Sudah sejak 29 Maret ketika Inter menghadapi Lazio, penyerang yang telah mengemas 15 gol di Serie A musim ini tersebut libur bermain. Sedangkan gol terakhirnya dicetak ke gawang Reggina pada 8 Maret.

“Tinggal di kampung halaman bersama dengan keluarga dekat membuat saya lebih baik—secara fisik maupun mental. Saya tidak (terlalu) khawatir dengan cedera. Sesuai perhitungan, saya akan kembali untuk beberapa pertandingan terakhir (menentukan) Serie A—menghadapi AC Milan dan juga untuk putaran final Euro 2008.”

Hal ini sesuai klaim media Italia, seperti La Gazzetta dello Sport. Inter yang saat ini hanya unggul empat poin dari AS Roma juga sangat berharap bisa kembali diperkuat mantan pemain Juventus dan Ajax Amsterdam tersebut. Duel Milan versus Inter dijadwalkan pada Minggu, 4 Mei.

Chivu: Scudetto Milik Kami

Milan - Bek Inter Milan, Christian Chivu, mengeluarkan pernyataan kepada mantan klubnya, AS Roma. Menurutnya, scudetto saat ini hampir pasti menjadi milik Inter, bukan Roma.

Masih ada lima pekan tersisa menuju akhir musim dengan Nerrazurri saat ini memimpin empat poin atas Giallorossi. Namun, bagi Chivu hal itu sudah cukup untuk memastikan titel juara Liga Italia musim ini berada dalam genggaman timnya.

"Tentu saja kami akan memenangi scudetto. Keunggulan empat poin dengan sisa lima pertandingan lagi sudah cukup bagi kami," tandasnya seperti dilansir Channel4.

Meski demikian, bek asal Rumania ini mengaku bahwa Inter telah melalui musim yang cukup berat. Banyaknya pemain yang cedera serta tersingkirnya mereka dari Liga Champions merupakan masalah terbesar yang mereka hadapi musim ini. Tetapi, hal tersebut diungkapkannya justru membuat tim semakin kompak.

"Ini merupakan musim yang aneh dengan banyaknya pemain cedera dan terkena hukuman, sama seperti kesalahan-kesalahan dalam pertandingan-pertandingan penting."

"Tetapi kegagalan terbesar adalah tersingkir dari Liga Champions. Pelan tapi pasti kami akhirnya kembali kompak, ini tidak pernah menjadi kompetisi yang mudah," tukasnya.

Inter Hampir Dapatkan Diego

Keinginan playmaker Brasil Diego untuk meninggalkan Werder Bremen tercapai. Pemain itu dikabarkan tinggal selangkah lagi bergabung dengan Inter Milan.

Media di Italia beberapa hari ini memang gencar memberitakan tentang kedatangan Diego.

Inter sendiri telah menargetkan Diego sebagai target utama mereka musim depan. Mereka berharap besar bintang Brasil itu bisa membantu mereka mendapatkan trofi Liga Champions.

Seperti dilansir Controcampo, Sabtu (19/4/2008), baik ayah maupun agen Diego memang pernah mengatakan bahwa Real Madrid, dan Juventus yang mempunyai peluang mendapatkan pemain brilian tersebut.

Tapi hal itu dilakukan mereka untuk memberi peluang Inter mendekati Diego. Musim ini Diego memang tampil memukau dengan menyumbangkan 13 gol.

Kamis, 17 April 2008

Real Tawar Ibrahimovic 1 Triliun!

Real Madrid tak pernah lepas dari sensasi. Demi mendapatkan pemain buruannya, raksasa Spanyol itu siap mengeluarkan uang dengan nilai yang sangat fantastis.

Menurut laporan Corriere dello Sport, Los Blancos sudah menyiapkan dana 70 juta euro (sekitar Rp 1,015 triliun). Jumlah uang yang sangat menggiurkan itu hanya untuk memboyong seorang Zlatan Ibrahimovic dari Inter Milan pada musim mendatang.

Bukan hal baru jika Real tertarik untuk mendapatkan Ibra. Pada musim 2004/05, juara Spanyol tersebut sudah pernah mengajukan penawaran dengan harga yang hampir sama ketika striker Swedia tersebut baru pertama kali merumput di Serie-A bersama Juventus.

Sayang, Bianconeri yang waktu itu belum tersangkut Calciopoli tak mau melepas hingga akhirnya Ibra memilih pindah ke Inter lantaran Juventus terdegradasi ke Serie-B pada musim 2005/06--Juve dihukum karena skandal pengaturan skor.

Menurut Corriere, Real sangat membutuhkan striker nomor wahid untuk menghadapi musim depan. Karena itu, mereka berani merogoh koceknya dalam-dalam untuk mengeluarkan dana 70 juta euro, yang akan digunakan untuk membeli Ibra dari Inter. Mereka juga siap menaikkan gaji Ibra menjadi 12 juta euro (sekitar Rp 174,046 miliar) per tahun.

Meskipun memberikan tawaran sangat fantastis itu, sangat kecil kemungkinan Real mendapatkan striker incarannya tersebut. Pasalnya, Inter punya rencana mencuci gudang dengan "membuang" Hernan Crespo, David Suazo, dan Adriano, sehingga Nerazzurri pasti mempertahankan pemain andalannya itu.

Tetapi ada sisi lain yang bisa membuat Real tersenyum. Sepanjang putaran kedua musim 2007/08 ini, Ibra lebih banyak bergelut dengan cedera dan sudah tiga bulan terakhir mantan striker Ajax Amsterdam itu mandul. Alasan ini yang mungkin saja membuat Inter melepas Ibra.

Rabu, 16 April 2008

Figo & Mancini Kembali Bersitegang

Klub penuh dengan pemain bintang bukan berarti tanpa masalah. Kisruh antara pelatih dan pemain kembali terjadi di kubu Inter Milan. Menurut rumor yang beredar hubungan Luis Figo dan sang pelatih Roberto Mancini kembali merenggang.

Kisruh Figo dan Mancini dikabarkan kembali mencuat setelah gelandang Portugal itu menggantikan Dejan Stankovic saat Inter Milan menjamu Fiorentina, Senin (14/4/2008) kemarin.

Figo berang karena sang Allenatore memasukannya saat pertandingan menyisakan waktu satu menit. Kabarnya Figo marah besar dengan keputusan Roberto Mancini itu. Namun, Mancini buru-buru mengklarifikasi dan mencoba menjelaskan keputusannya.

"Seseorang dapat berguna meskipun dalam waktu tiga menit," ujar Mancini seperti yang dilansir Goal, Selasa (15/4/2008).

Meskipun Mancini coba menutupi insiden itu, namun pers Italia melihat perselisihan antara Mancini dan Figo kembali meruncing. Keduanya memang pernah bersitegang saat Inter Milan disingkirkan Liverpol beberapa waktu lalu. Saat itu Figo juga dimasukan Mancini sebagai pemain pengganti di babak kedua.

Meskipun tahu hubungan Mancini dengan Figo kurang baik, namun sang presiden Nerrazuri Massimo Morrati mengaku tetap akan mempertahankan Figo musim depan.

"Saya harap dia akan kembali bersama Inter untuk satu tahun lagi sebagai pemain," ujar Moratti.

Bukan rahasia lagi jika Figo adalah pemain kesayangan Morrati. Hal itulah membuat publik Italia yakin perselisihan Mancini dan Moratti akan kembali mencuat.

Selasa, 15 April 2008

Grande Reazione dell’Inter

Inter sempat mengalami situasi sama seperti pada giornata 32. Roma merapat dan hanya tertinggal satu poin dari Inter setelah berhasil memukul Udinese 3-1. Setelah itu, seperti pekan lalu, ada grande reazione dell’Inter.

Ya, reaksi hebat dari Inter. Dalam giornata 33 pada Minggu (13/4), beberapa jam setelah Roma menang di Friuli, I Nerazzurri langsung tampil agresif begitu pertandingan melawan Fiorentina di Giuseppe Meazza dimulai.

Hasilnya Inter mendapat banyak peluang emas. Penampilan gemilang kiper Sebastien Frey, yang pernah membela Inter, membuat La Beneamata harus puas pada skor 0-0 saat wasit Massimiliano Saccani menghentikan babak pertama.

Pasukan arahan Roberto Mancini tidak menyerah pada kehebatan Frey. Begitu babak kedua dimulai, Javier Zanetti dkk. kembali memperlihatkan grande reazione. Hasilnya adalah gol yang dibuat gelandang Esteban Cambiasso.

Sekali lagi Cambiasso bersama Patrick Vieira memperlihatkan peran besar mereka untuk Inter. Tanpa mereka bersama, I Nerazzurri gagal menang pada giornata 29 sampai 31. Gol Cambiasso berawal dari aksi individu Vieira.

Inter akhirnya menang 2-0. Gol tambahan dicetak penyerang muda Mario Balotelli. Inter pun kembali unggul empat poin atas Roma. Serie A tinggal menyisakan lima giornata, Inter semakin dekat pada scudetto.

Satu Tangan

Inter, una mano sullo scudetto (Inter, satu tangan di scudetto). Demikian yang ditulis situs Datasport setelah kemenangan atas Fiorentina. La Viola adalah salah satu lawan berat Inter pada enam giornata terakhir.

“Pada lima pertandingan terakhir, kami harus hanya berpikir soal jalan kami sendiri. Kami punya empat poin lebih banyak atas Roma, sebuah keuntungan bagus dari sekarang sampai akhir,” kata Mancini, seperti dikutip Corriere dello sport.

Grande reazione juga ditunjukkan Roma. Setelah tertinggal 0-1 dari Udinese melalui gol Antonio Di Natale, I Lupi bangkit. Pasukan Luciano Spalletti mencetak tiga gol lewat Mirko Vucinic, Rodrigo Taddei, dan Ludovic Giuly.

Reaksi bagus di Friuli membuat I Giallorossi percaya mereka bisa meraih scudetto jika terus berjuang sampai akhir. Tapi, Spalletti berkata: “Inter harus kehilangan poin. Jika sebaliknya, kami tidak dapat berbuat apa-apa.”

Jumat, 11 April 2008

Inter Milan Greatest Ever XI

Inter Milan have had a lot of great players down the years that they should in truth, they should have been far more successful than they have been. Like a lot of teams, it would not do their history justice, if only 1 team is selected from the host of great players that have played for them.

Goal Keeper

Unlike other teams, Inter have had a number of very good goal keepers like Franceso Toldo and Angelo Peruzzi but I have gone for Walter Zenga, who was a very good and charismatic goalkeeper. He gave great service to Inter and was part of the 1989/90 scudetto winning squad.

Right back

There have been a lot of very good defenders to have played for Inter Milan but I have gone for Javier Zanetti. He is 1 of the most underrated players to have played. He is adored by Inter fans though, who appreciate this great player. He was finally rewarded for the great service he has given down the years, by finally winning the scudetto last season.

Left back

I have gone for 1 of the most, if not the most beloved Inter players of all time alongside Mazzolla and Meazza; Giacinto Facchetti, who was the captain of one of Inter's most successful sides. He sadly died last year. But he was a terrific player with a great temperament.

Centre backs

I have picked Inter's most capped player, Guiseppe Bergomi and Armando Picchi. Bergomi represented Inter in SerieA on 519 occasions. He was also they youngest player at 18 to play for Italy the world cup final. Picchi was a very good defender and great captain as well.

Midfield

I have gone for Evaristo Beccalossi who was a great left winger and won the scudetto with Inter in 1979/80 season. He formed a formidable partnesship with Alessandro Altobelli. The next midfielder is probably the best midfielder Inter have ever had; Luis Suarez, the Spanish genius who also managed the club in the 70s and 90s. He was very skilful with great passing ability. Lothar Matthaus, the German midfielder who was the driving force of Inter in the late 80s and early 90s. He was inspirational in their scudetto success in 1989/90. He was not only the driving force but he was also weighed in with crucial goals. The final midfielder is an Italian legend, Sandro Mazzolla who was a very creative midfielder for both Inter and Italy.

Stikers

I have gone for Ronaldo and Guiseppe Meazza. They both scored lots of goals for Inter and Meazza was so influential that the San Siro stadium at Milan was named in his honour. Meazza is also the highest score in Inter history. Ronaldo may have lost some of his sheen with Inter fans with his behaviour in later years but while he was there he was really the phenomenon as his nickname at Inter " il phenomeno" indicated.


For the second team

Goal keeper

I have chosen Gianluca Pagiluca

Defenders

I have gone for Tarcisio Burgnich, who was tough tackling and very able West germany defender, Ricardo Ferri who formed a formidable partnership with Bergomi, Guiseppe Baresi who was a very good defender in his own right, but was totally eclipsed by his brother, Franco; and Andrea Brehme, the west germany defender who was perhaps better going forward than he was at defending but still gave great service to Inter.

Midfleld

I have chosen Gabriele Oriali, who was a very good midfielder, who did a lot of the "donkey work" for the more creative players but he was very useful and particularly effective in Italy's world cup triumph. A much appreciated player by fans and fellow players. Antonio Angelillo was an attacking midfielder who weighed in with a lot of goals. Finally I have picked István Nyers who was one of the greatest players to come out of Hungary.

Forwards

I have picked Allessandro Altobelli, Christian Vieri and Roberto Boningsena. They all weighed in with their fair share of goals for Inter. They are in the top 20 of the highest goal scorers in Inter's history.

Loads of very talented players have been left out like Karl Heinz Rumenigge, Hansi Muller, Jurgen Klinsmann, Mateoli, Nicola Berti, Ruben Sosa, all the players of their present squad but I could only pick 11 players per team.

Selasa, 01 April 2008

Inter Beri Mourinho Waktu Satu Minggu

Jose Mouriho boleh saja menepis kabar telah bertemu dengan pemilik Inter Milan, Massimo Moratti. Tapi menurut media di Inggris, The Special One harus memutuskan dalam sepakan ini apakah bersedia menangani Nerazzurri atau justru membuang peluangnya.

Beberapa pekan ini memang menjadi pekan melelahkan buat Mourinho. Setelah dikabarkan bertemu dengan Moratti pekan lalu yang juga diamini agennya. Parames. Mourinho di lain pihak membantah kabar tersebut.

Tapi The Sun melihat lain. Media Inggris itu mengklaim Jorge Mendes, salah satu agen Mourinho memang telah bertemu dengan manajemen Inter tanpa diwakili kliennya.

Goal, Senin (31/3/2008), melansir usut punya usut keengganan Mourinho ternyata bermuara pada soal uang. Dia kabarnya menolak pinangan Moratti, yang bersedia membayarnya 30 juta euro plus kontrak empat tahun.

Alasan penolakan mantan pelatih Porto itu sendiri belum jelas hingga saat ini. Inter di lain pihak memberikan tenggat buatnya sepekan untuk menentukan nasibnya. Tapi Mourinho agaknya tidak khawatir.

Jika memang gagal menjadi penerus Roberto Mancini, musim depan kemungkinan besar dia akan melatih AC Milan, Barcelona, atau bahkan Real Madrid.

Sabtu, 29 Maret 2008

DROGBA PILIH INTER

SANTER dikabarkan bakal bergabung dengan AC Milan, striker Chelsea, Didier Drogba justru diberitakan ingin pindah ke Inter Milan. Demikian pemberitaan Corriere dello Sport.

Drogba memang pernah mengungkapkan keinginannya untuk pindah menuju Italia ataupun Spanyol setelah akhir musim nanti. Sesudah itu, Drogba santer dikabarkan akan merapat ke Barcelona atau Milan. Namun Corriere dello Sport memberitakan Drogba pernah mengungkapkan keinginannya untuk bergabung di Inter kepada salah seorang rekannya di Chelsea.

Pilihan Drogba terkait dengan isu masuknya mantan pelatihnya di Chelsea, Jose Mourinho untuk menggantikan Roberto Mancini di kursi kepelatihan I Nerazzurri. Seperti diketahui, hubungan Drogba dengan Mourinho cukup dekat.

Kabarnya diperlukan dana 18 juta pounds untuk memuluskan kepindahan Drogba ke Giuseppe Meazza. Meski begitu, sejauh ini belum ada pendekatan apa pun yang dilakukan Inter kepada Drogba atau Chelsea.

INTER PAKSAKAN IBRA TAMPIL


INTER Milan akan mengabaikan saran tim medis yang menganjurkan strikernya Zlatan Ibrahimovic diistirahatkan karena mengalami masalah di bagian lutut kirinya. Menghadapi Lazio pada akhir pekan ini, Inter kemungkinan besar akan memaksakan Ibra untuk tampil.

Dalam pertemuannya dengan perwakilan tim dokter klub Inter, Franco Combi, dokter tim nasional Swedia, Profesor Alfredson, menyatakan tidak perlu dilakukan perawatan yang serius terhadap kambuh cedera Ibra. Namun disarankan bagi Ibra untuk istirahat paling tidak selama seminggu sebelum kembali tampil penuh dalam sebuah pertandingan.

Karena cederanya tersebut, Ibra sengaja diistirahatkan oleh pelatih Swedia Lars Lagerback, saat Swedia harus mengakui keunggulan Brasil 0-1, Rabu (26/3) di stadion Emirates, London. Lagerback khawatir jika Ibra dipaksakan tampil akan beresiko terhadap kondisinya nanti menjelang Piala Eropa 2008.

Namun Ibra dikabarkan akan dipaksakan oleh Inter untuk tampil melawan Lazio dengan menggunakan penahan rasa sakit agar bisa tampil optimal. I Nerazzurri enggan mengambil risiko dengan mengistirahatkan Ibra, saat sedang membutuhkan kemenangan.

Ibra telah kembali dari tempat latihan tim nasional Swedia ke markas I Nerazzurri hari ini. Dia segera mendapatkan beberapa pemeriksaan intensif serta latihan-latihan ringan guna mengembalikan kondisi fisiknya menjelang pertandingan.

Selain Ibra, Luis Figo serta Esteban Cambiasso juga telah pulih dari cedera ringannya dan diharapkan dapat tampil melawan Lazio akhir pekan ini.

Mourinho Terbang ke Milan


Gosip mengenai Jose Mourinho bakal membesut Inter Milan semain mendekati kenyataan. Buktinya, mantan pelatih Chelsea itu telah terbang ke Milan pada Jumat (28/3/2008) untuk negoisasi dengan Inter.

Menurut media massa Italia, The Special One akan bertemu dengan Presiden Inter Massimo Moratti, dalam waktu beberapa jam untuk bernegoisasi kepindahannya ke San Siro.

Radio Antena 1 melaporkan seperti dilansir Goal, Sabtu (29/3/2008), Mourinho telah terbang ke Milan dengan sang agen Jorge Mendez. Keduanya akan berbicara dengan Moratti.

Posisi Pelatih Roberto Mancini memang tengah tidak aman. Itu terjadi sejak, Mancini sempat menyatakan mundur setelah Inter gagal melaju ke babak perempatfinal Liga Champions, meski pada akhirnya Mancio membatalkannya.

Penderitaan Inter tidak sampai disitu saja. Pada pekan lalu, Javier Zanetti dkk kembali takluk, kali ini di kompetisi Serie A melalui Juventus. Kekalahan demi kekalahan ini, membuat Moratti kehilangan kesabarannya.

Inter akan menghadapi Lazio pada pekan ini. Jika I Nerazzurri sampai kalah lagi, maka perbedaan poin mereka dengan AS Roma akan semakin menipis menjadi 1 poin saja. Itu jika Roma mampu mengalahkan Cagliari pada saat bersamaan. Praktis, hanya kemenangan yang bisa menyelamatkan posisi Mancini, dari pemecatan yang akan segera dilakukan Moratti.

Inter Bantah Dekati Benitez

Search Engine Optimisation
Presiden Inter Milan Massimo Moratti membantah rumor yang mengatakan dirinya membuka pembicaraan dengan pelatih Rafael Benitez dan Jose Mourinho. Menurut spekulasi, satu di antara kedua sosok ini akan menggantikan pelatih Roberto Mancini di I Nerazzuri, musim depan.

Setelah tersingkir dari Liverpool di babak16 besar Liga Champions, Mancini menyatakan dirinya akan mundur dari jabatan pelatih Inter pada akhir musim ini.

Namun tak berapa lama kemudian, ia menarik kembali ucapannya dan memutuskan bertahan. Hal ini dilakukannya setelah menggalar pembicaraan dengan Moratti. Kendati demikian, rumor tentang pergantian pelatih Inter terus santer terdengar.

Apalagi, masa depan Benitez belum pasti di Liverpool. Kemudian, Mourinho mendapat banyak tawaran sejak meninggalkan Chelsea.

Selain kedua kandidat di atas, pelatih Fiorentina Cesare Prandelli� juga masuk dalam kandidat pelatih pengganti Mancini. Namun secara tegas, Raja minyak asal Italia ini membantah semua rumor yang menimpa klubnya.

"Spekulasi ini hanya omong-kosong. Semua yang kalian tulis dan katakan itu, sama sekali tidak benar," tegas Moratti seperti lansiran SkySports, Jumat (28/3/2008).

"Saya harap rumor ini tak memberi pengaruh berarti , saat kami bertandang ke stadion Olimpico Roma, untuk menantang Lazio, Minggu (30/3/2008) dinihari," tutup sang pemilik klub.

Kamis, 27 Maret 2008

Inter Belum Akan Revolusi

Revolusi belum akan terjadi di Guiseppe Meazza. Presiden tim, Massimo Moratti menegaskan pihaknya belum berniat melakukan perombakan total, yang salah satunya mendatangkan pelatih Portugal, Jose Mourinho ke Italia.

Kabar ini jelas mengejutkan. Pasalanya beberapa pekan ini beredar kabar bahwa Moratti akan segera bertemu The Special One, untuk membicarakan kerjasama di Meazza.

Kegagalan Roberto Mancini menyumbangkan gelar Liga Champions menjadi penegas hal itu. Spekulasi juga merebak dimana Moratti akan membongkar habis para pemainnya yang masih bercokol.

"Saya tidak pernah berencana mengadakan pertemuan dengan Mourinho. Tidak akan ada revolusi di Guiseppe Meazza," kilah Moratti, seperti disitat Gazzeto dello Sport, Rabu (26/3/2008).

Di lain pihak salah satu koran olahraga berpengaruh Italia, Corriere dello Sport melansir, Moratti telah menyiapkan empat tahun kontrak plus gaji lima juta per musimnya bagi Mourinho.

Sejak September pelatih yang terakhir menangani Chelsea itu belum mempunyai kegiatan selain berkumpul bersama keluarga besarnya.

Buffon: Inter Tim yang Tangguh

Meski ditempel ketat AS Roma, peluang Inter Milan merengkuh scudetto tetaplah besar. Bahkan kiper Juventus, Gianluigi Buffon, pun mengakuinya dan menyebut La Beneamata sebagai tim yang tangguh.

Setelah tunduk 1-2 di tangan Bianconeri akhir pekan lalu, perbedaan angka Inter dengan Roma yang berada di bawahnya hanya tinggal empat. Praktis, kondisi ini memunculkan prediksi bahwa Giallorossi sangat berpeluang untuk menggusur tahta Inter di akhir musim.

Namun, seketat apa pun persaingan untuk merebut scudetto, bagi Buffon Inter tetaplah yang terdepan untuk meraihnya. Fakta menunjukkan Nerrazurri seringkali bisa keluar dari tekanan dalam pertandingan dan menghindar dari kekalahan. Tak pelak, portiere berusia 30 tahun itu pun lantas menyebut skuad besutan Roberto Mancini sebagai tim yang tangguh.

"Bagaimanapun Inter merupakan tim yang tangguh meskipun kini mereka tengah dalam kondisi tertekan. Tetapi dengan kekuatan sebesar itu, sangat sulit membayangkan mereka gagal menjadi juara," tandasnya seperti dilansir Goal, Selasa (25/3/2008).

Mengenai Roma, Buffon mengatakan bahwa "bantuan" dari Juventus hanya sampai giornata ke-30 lalu. Apakah Francesco Totti cs akan menjadi juara Italia atau tidak, kini tergantung mereka sendiri.

"Kami telah memberikan jalan lebar bagi Roma dan sekarang segalanya terserah mereka. Mereka harus memilih apakah akan mengejar scudetto atau memburu Liga Champions," tukasnya.

Julio Cesar Ngeri Tim Sendiri

Peluang Inter Milan mempertahankan Lo Scudetto kini sedang mendapat ancaman berat dari AS Roma. Akan tetapi dibandingkan Giallorossi kiper Nerazzuri Julio Cesar lebih takut kepada timnya sendiri.

Sebelumnya, perburuan titel jawara Seri A Italia sepertinya bakal dimenangi Inter dengan leluasa. Akan tetapi, sejak akhir bulan lalu tim besutan Roberto Mancini tersebut banyak meraih hasil tak maksimal di Seri A.

Dari tujuh partai terakhirnya, Inter hanya bisa meraup dua kemenangan --kontra Reggina dan Palermo--, tiga kali imbang dan dua kali kalah, dari Napoli dan Juventus. Alhasil Roma pun kian mendekat dan kini hanya tertinggal empat poin.

"Performa Roma sedang luar biasa, namun saat ini bukan Giallorossi yang bikin saya takut, namun Inter," aku Cesar kepada Tuttosport yang dikutip Channel 4, Kamis (27/3/2008).

Menurut kiper asal Brasil tersebut, satu-satunya lawan yang harus ditaklukkan Inter untuk menggapai gelar adalah diri mereka sendiri, bukan tim lain. Itulah mengapa dirinya tak terlalu mengkhawatirkan Roma dan lebih takut kepada timnya sendiri.

Selain performanya yang cenderung menurun, kondisi internal La Beneamata saat ini memang diduga sedang rapuh karena pelbagai problem yang belakangan menerpa.

"Gelar adalah milik kami, untuk bisa dimenangi atau tidak. Kami harus tetap tenang dan saling berkomunikasi satu sama lain, mungkin itulah tantangan terbesar yang harus bisa diatasi," tandas penjaga gawang berusia 28 tahun tersebut.

Selasa, 25 Maret 2008

Inter Incar Quaresma


Milan - Gagal di kompetisi Eropa membuat Inter Milan tengah merencanakan pembaruan di skuadnya. Salah satu bintang yang tengah dilirik oleh La Beneamata adalah sayap asal Portugal, Ricardo Quaresma.

Presiden Massimo Morratti memang pernah menyatakan bahwa dirinya sangat ingin melihat klubnya bisa menjuarai Liga Champions musim depan. Kegagalan Inter menembus babak perempatfinal musim ini menjadi pemicu utama tujuannya tersebut.

Imbasnya Nerrazzurri dikabarkan tengah merencanakan pembaruan skuad demi terlaksananya mimpi Eropa mereka. Pemain-pemain kelas atas pun dibidik dan dirayu agar mau bergabung. Sebelumnya Inter sempat diisukan mengincar gelandang Arsenal, Aleksandr Hleb, namun mereka segera membantahnya.

Kini giliran Quaresma yang mereka incar. Winger FC Porto itu diberitakan akan menjadi pengganti Luis Figo yang besar kemungkinan akan hengkang di akhir musim. Lampu hijau pun sudah diberikan oleh Presiden Porto Jorge Nuno Pinto da Costa yang menginginkan bandrol selangit untuk pemainnya itu.

"Jika ada tawaran sebesar 32,5 juta poundsterling (sekitar Rp 582 miliar) datang, maka saya tak akan ragu untuk menjualnya pada akhir musim," tandas Da Costa seperti dilansir Channel4.

Selain bisa bermain sebagai sayap, Quaresma juga bisa bermain sebagi gelandang serang. Dalam empat tahun karirnya bersama Dragoes ia telah tampil dalam 103 pertandingan dan mencetak 21 gol.

Moratti Kontak Mourinho?


Rumor antara Inter Milan dan Jose Mourinho semakin santer terdengar. Pekan ini, presiden Inter Massimo Moratti dan Mourinho dijadwalkan akan menggelar pertemuan.

Kabar akan ditariknya Jose Mourinho sebagai pelatih Inter, mencuat setelah Nerrazzuri takluk dari Juventus, akhir pekan lalu. Seperti diberitakan media Italia, Moratti kecewa berat dengan kinerja Mancini dan berniat memecatnya seusai musim ini.

Sebagai gantinya, Moratti menunjuk nama Jose Mourinho untuk duduk di kursi pelatih. Kabar ini memang belum seratus persen benar. Hanya saja menurut offisal Inter Milan, Moratti telah merencanakan pertemuan dengan mantan pelatih Chelsea tersebut.

?Dosa-dosa' Roberto Mancini dianggap sudah melebihi batas hingga taipan minyak Italia tersebut kehilangan kesabaran. Mancini telah gagal membawa Inter melaju ke babak perempatfinal Liga Champions, sebelum takluk ditangan Juventus. �

Akibat kalah dari Juve, langkah Inter menuju tangga juara mendapat saingan dari AS Roma, yang hanya selisih empat poin. Bisa dipastikan Mancini akan kehilangan pekerjaannya jika sampai tersalip Roma, atau gagal memberikan gelar Scudetto musim ini.

Moratti juga dikabarkan telah menghubungi agen Mourinho, Jorge Mendes, guna mengatur rencana pertemuan tersebut. Belum diketahui apa yang akan mereka bahas jika keduanya benar-benar saling bertemu. Mungkinkah Jose Mourinho akan menangani Inter Milan musim depan?

Mancio Sinis tapi Optimistis


Milan - Roberto Mancini mencoba melihat dari sisi positif usai Inter Milan ditekuk Juventus, walau juga menambahinya dengan cetusan sinis. Bicara peluang juara, walau timnya baru kalah Mancio juga tetap optimistis.

Pada masa jayanya ketika merajai Seri A, Juventus kerap dicap sebagai tim yang diuntungkan oleh keputusan wasit. Kini, tudingan tersebut banyak dialamatkan Inter yang begitu dominan.

Terkait dengan itu maka kekalahan Inter atas Juve, Minggu (23/3/2008) dinihari WIB, dinilai Mancio setidaknya punya hikmah tersendiri, dengan merujuk kepada gol pertama Juve yang dicetak oleh Mauro Camoranesi. Meski berbau offside, wasit tak menganulir gol tersebut.

"Tak banyak yang bisa saya lakukan sekarang, hal seperti ini terjadi. Setidaknya mereka tak akan bilang lagi kalau kami diuntungkan wasit," sinis Mancio dilansir Channel 4.

Dengan bijak Mancio juga meminta timnya segera melupakan kekalahan tersebut. Apalagi dia mengaku kalau skuadnya sedang tak dalam kekuatan penuh. Selain deretan penyerangnya tak sedang dalam kondisi puncak dalam pertandingan, timnya pun dirundung cedera pemain penting seperti Esteban Cambiasso, Patrick Vieira, Walter Samuel, Olivier Dacourt dan Ivan Cordoba.

"Fakta bahwa kami kehilangan sedemikian banyak pemain membuat kami harus membayar harganya. Kami tak boleh menyesali hasil ini, karena itu sudah di belakang kami," tutur dia.

Kehilangan tiga poin yang juga membuat AS Roma merapat pun tak bikin allenatore berusia 43 tahun itu cemas. "Saya selalu bilang terlepas dari berapa poin yang memisahkan kami, ini adalah kompetisi yang harus kami mainkan sampai tuntas. Kami memiliki keuntungan dan ada delapan laga sisa, jadi saya pikir kami bisa memenangi semuanya," tutup Mancio.

Selasa, 18 Maret 2008

Moratti Bujuk Ibrahimovic


Kritikan yang dilontarkan Zlatan Ibrahimovic kepada pelatih Roberto Mancini, membuat kubu Inter menjadi tidak kondusif. Bahkan presiden Massimo Moratti sampai harus turun tangan menenangkan Ibra dan Mancini.

Ibrahimovic yang bermain cukup efektif pada laga melawan Palermo akhir pekan lalu, ditarik keluar oleh Mancini dan digantikan Hernan Crespo menit 79. Keputusan ini ditentang oleh Ibra yang merasa dirinya masih bisa melanjutkan permainan.

Roberto Mancini sebagai pelatih, sempat tidak menerima kritikan dari pemainnya tersebut, bahkan mengancam akan memarkir Ibra di laga Inter selanjutnya. Melihat situasi makin rumit, Moratti pun angkat bicara.

"Saya sudah berbicara dengan Ibrahimovic, tidak ada masalah serius dengan kondisinya. Ia masih muda dan penuh emosi. Saya tidak akan menyalahkan siapa-siapa, karena memang tidak ada yang perlu disalahkan," jelas Moratti seperti dikutip Channel4, Selasa (18/3/2008).

"Setiap hari selalu ada masalah di tim ini. Saya khawatir ini bisa menggangu performa Inter. Setiap orang harus bersikap dewasa menanggapi setiap masalah yang ada," lanjut raja minyak Italia ini.

Kritikan dari pemain sendiri bukanlah yang pertama kali diterima Mancini. Sebelumnya Luis Figo juga pernah mengecamnya karena mengeluarkan Figo dan menggantinya dengan pemain lain.

Jimenez Berharap Bertahan di Inter


Milan - Luis Jimenez tertarik untuk berkarir bersama Inter Milan. Winger asal Chili ini menyatakan bahwa dia ingin merumput bersama I Nerazzurri dalam jangka waktu yang lama.

Jimenez saat ini berstatus pemain pinjaman dari klub Seri C, Ternana. Meski demikian penampilannya bersama Inter cukup memukau. Terakhir golnya menjadi penentu kemenangan Inter atas Palermo di Giuseppe Meazza kemarin.

Pemain berusia 23 tahun ini pun berharap Beneamata mau mempermanenkan kontraknya di musim panas ini. Bahkan Jimenez sangat berharap Inter mau mengikat kontaknya dalam jangka waktu yang lama.

"Saya berharap dapat melakukan dengan baik setiap kali Roberto Mancini memanggil saya karena saya ingin bertahan di Inter Milan dalam jangka waktu yang lama," ungkap Jimenez seperti dilansir Football Italia.

Ia pun mengaku bersyukur bisa menyumbangkan gol bagi Inter saat menghadapi Palermo. "Itu sangat bagus juga bisa mencetak gol penting yang mebuat kami tetap berada di posisi teratas klasemen," ujarnya.

"Kami telah melakukan pertemuan selama pekan ini dan kami semua diingatkan bahwa kami akan memberikan segalanya untuk memenangkan gelar. Kami sangat menginginkannya," kata pemain yang dijuluki penyihir ini.

Figo: "No problems with anyone"


MILAN - Luis Figo commented on the importance of Inter's victory over Palermo.

He said: "It's always important to win. It was important for us to get a win today after Roma's result last night. I think the team played very well today.

"We always want to do our best, but unfortunately it's not always possible to play ninety minutes at the same tempo.

"A positive result is even more valuable after a defeat.

"Today the team showed all its desire to get to the finishing post.

"Everything sorted out with Mancini? I have never had any problems with the coach. I'm here to win and this is the most important thing.

"Of course you're not happy when you lose. People always look for a scapegoat after you get knocked out of the Champions League, but it's not me.

"I'm here to help the team do its best. I didn't refuse to come on against Liverpool. Just because you journalists reported it, it doesn't mean it's true. I have never refused to come on, even for five minutes.

"The most important thing now is to win the Scudetto. There are no problems. We are all working together to reach our goal."

Ibra Diduga Hina Mancio


Kerikil tajam sepertinya kembali timbul di tubuh Inter Milan. Yang jadi pangkal masalah adalah perilaku Zlatan Ibrahimovic ketika ditarik keluar oleh Roberto Mancini.

Saat digantikan Hernan Crespo di menit 79 dalam laga melawan Palermo, Ibra tampak sangat kesal dan kecewa. Bukan hanya tak menghiraukan uluran tangan Mancio di tepi lapangan, penyerang Swedia itu juga memalingkan muka seraya menggumamkan kata-kata, entah apa.

Gerak bibir Ibra yang tertangkap jelas oleh kamera itu ternyata dianalisa oleh media Italia. Terungkaplah kalau kalimat yang diucapkannya adalah "Saya harap dia benar-benar pergi."

Kalimat itu jelas merujuk kepada pernyataan Mancio sebelumnya, yang menyoal tentang pengunduran dirinya di akhir musim. Meski akhirnya dia mencabut keinginan tersebut, hubungannya dengan para pemain sepertinya sudah kadung memburuk.

"Saya adalah pemain, jadi saya mengerti. Saya bahkan pernah melakukan yang lebih buruk dari itu! Hal semacam ini dapat dimengerti," tutur Mancio bijak, seperti dilansir Channel 4, Senin (17/3/2008).

Sementara itu, kubu Nerazzuri sendiri langsung mengeluarkan pernyataan resmi Ibra soal tudingan melecehkan pelatihnya. "Saat saya meninggalkan lapangan, saya mengekspresikan kekecewaan karena sudah ditarik keluar dan peluang saya yang sudah terbuang. Saya tak pernah mengatakan apapun yang menghina pelatih," tegas Ibra kepada situs Inter. (

Mancio Dikritik Capello


Roberto Mancini sempat bicara akan undur diri dari Inter Milan di akhir musim ini dan lantas menarik pernyataan itu kembali. Fabio Capello pun mencibir tindakan rekan senegaranya tersebut.

Pasca kekalahan atas Liverpool, yang juga menyebabkan Nerazzuri tersingkir dari Liga Champions, Mancio mengeluarkan ucapan mengagetkan perihal pengunduran dirinya, jauh sebelum kontraknya tuntas.

Tak genap 24 jam setelahnya, Mancio berubah pikiran sekaligus menggugurkan pernyataan sebelumnya. Tak pelak banyak kalangan yang menilai negatif tindakannya itu.

Salah satu pihak yang mencibir adalah Capello. Manajer Inggris yang dikenal memang memiliki hubungan kurang mesra dengan Mancio ini merasa kalau pernyataan mundur itu amat tidak pada tempatnya.

"Saya pikir ada pernyataan yang harus dikeluarkan pada saat tepat dan ada tindakan keliru yang bisa dilakukan pada saat yang salah," sergah Capello kepada Sky Italia yang dilansir Channel 4.

Menurut pelatih yang pernah membesut AC Milan, Real Madrid, Juventus dan AS Roma ini, Mancio yang adalah seorang pemimpin bagi timnya harus mampu jadi panutan dan tidak bisa langsung mundur begitu saja ketika mereka sedang kesulitan.

"Saya percaya dalam masa-masa sulit seorang kapten mesti bisa mengontrol kapalnya dan berdiri kokoh di balik kemudi," demikian Capello.

Sabtu, 15 Maret 2008

Mancini Ingin Boyong Messi

Sesaat setelah menjilat ludahnya sendiri dan batal meninggalkan Inter Milan, pelatih Roberto Mancini mengakui ia tertarik memboyong penyerang muda Barcelona Lionel Messi.

Mancini secara mengejutkan mengumumkan bila ia akan meninggalkan Inter sesaat setelah tim besutannya itu tersisih di arena Liga Champions usai ditekuk Liverpool.

Namun hal itu hanya bertahan 24 jam saja dan setelah bertemu dengan presiden Inter Massimo Moratti ia membatalkan niatnya dan memutuskan bertahan pada musim depan.

Mancini lantas memasang target untuk membawa Inter merajai Eropa. Karenanya maka Mancini mulai memikirkan siapa pemain yang akan diboyongnya musim depan.

Ternyata salah satu pemain yang diminati Mancini adalah Messi, akan tetapi mantan pemain Lazio ini sadar sulit mendatangkan pemain asal Argentina itu.

"Jika saya memiliki uang maka saya ingin membeli Messi," ujar Mancini dalam keterangannya kepada sejumlah media.

FIGO NGAMBEK, INTERISTA MARAH

SUDAH jatuh, tertimpa tangga pula. Itulah situasi terakhir yang terekam paska kekalahan Inter Milan dari Liverpool dini hari tadi di Giuseppe Meazza - persis di pekan perayaan Centenary. Selain kekalahan 0-1 yang praktis mengakhiri kiprah I Nerazzurri di liga paling bergengsi di Eropa tersebut - yang ditandai kartu merah konyol yang diperoleh Nicolas Burdisso di awal babak kedua, keharmonisan tim juga terlihat hancur berantakan.

Setelah Inter bermain hanya dengan 10 orang, pelatih Roberto Mancini meminta Luis Figo masuk ke lapangan. Bukannya bersiap dan melakukan pemanasan, veteran asal Portugal tersebut tetap bersidekap di bench yang mengindikasikan dia menolak perintah sang pelatih. Argumentasi serupa juga terjadi dengan Patrick Vieira.

Dalam konferensi pers usai pertandingan, Mancini berusaha mendinginkan suasana. "Figo lama tidak bermain karena cedera, maka ini situasi sulit buatnya. Dia tidak menolak untuk masuk ke lapangan," kata pelatih yang memang kerap diberitakan bersitegang dengan para pemain asuhannya itu.

Penampilan buruk Beneamata membuat puluhan ribu Interista yang menyesaki Giuseppe Meazza memalingkan muka - marah dan kecewa. Di menit-menit akhir pertandingan, banyak pendukung tim tuan rumah yang keluar stadion sebelum wasit meniup peluit akhir. Sementara saat Vieira dan Ibrahimovic keluar lapangan, sebagian kecil suporter menyindir mereka dengan koor, "wuuuuuu....."

Inikah tanda-tanda keruntuhan dominasi Inter Milan? Keunggulan yang tinggal 6 poin dari AS Roma tentu sangat tidak menguntungkan bagi Inter yang harus menjalani sisa musim dengan tekanan pers dan publik seperti musim-musim sebelumnya. Jika gagal mengatasi krisis paska tersingkir dari Liga Champions, tidak ada yang berani menjamin Inter bisa meraih perisai scudetto di akhir musim - seperti banyak diramalkan para pengamat sebelumnya.

Kelirunya Emosi Sesaat Mancio

Milan - Roberto Mancini sudah mencabut pernyataan bakal mundur sebagai pelatih Inter Milan di akhir musim nanti. Pengumuman undur diri sebelumnya ternyata memang hanya emosi sesaat, padahal bisa-bisa malah fatal akibatnya.

Pasca tersingkir dari Liga Champions, Mancio bikin kaget dengan menyatakan bakal mundur dari posisinya di akhir musim nanti. Ketika itu tak ada alasan yang dikemukakannya, sehingga melahirkan dugaan dan spekulasi.

Hanya dalam hitungan jam, ucapan tersebut kemudian digugurkannya sendiri usai mengadakan pertemuan dengan Presiden Inter Massimo Moratti. Terbukti, kalau ternyata pengumuman undur diri Mancio hanya sekadar dorongan emosi sesaat.

"Itu adalah reaksi pelatih atas kekalahan, cara yang keliru untuk melepaskan emosi," sesal Moratti kepada stasiun televisi Rai, yang dikutip Yahoosport, Jumat (14/3/2008).

Pernyataan yang datang tiba-tiba bahwa dia akan mundur, ketika musim masih berjalan sama sekali bukan langkah bagus. Terkesan sembrono, itu juga berpeluang membuat riak-riak negatif dalam tubuh Nerazzuri, terutama dari para pemain yang ditangani Mancio. Dengan 11 laga sisa di Seri A, plus AS Roma yang senantiasa membuntuti, hal tersebut jelas harus segera diantisipasi.

"Pelatih akan bicara dengan para pemain. (Apakah itu sudah bikin suasana kurang nyaman) akan bergantung kepada mentalitas tim dan pelatih untuk membuat keadaan jadi benar. Itu bisa bikin tak stabil kalau mereka membiarkannya seperti itu, kalau tidak maka tak akan," beber Moratti.

Mancio sendiri sudah menyadari kalau ucapannya tersebut bisa berpotensi melahirkan masalah di dalam klubnya. Kata-kata penyesalan juga sudah dilontarkan.

"Kalau saya bisa kembali, saya takkan bikin pernyataan tersebut karena itu bukanlah yang saya pikirkan, karena Inter begitu berharga buat saya. (Pengumuman) Itu tak direncanakan. Bukan karena kekalahan, itu karena kegetiran berlebih akibat keadaan, karena kami tak mengakhiri laga dengan 11 lawan 11 (usai Nicolas Burdisso dikartu merah)," tutup Mancio.

Soal Pengunduran Diri, Mancini Minta Maaf

Milan - Setelah sempat menyatakan akan mengundurkan diri, Roberto Mancini akhirnya menarik kembali pernyataannya tersebut dan bahkan meminta maaf karena pernah mengucapkannya.

Beberapa saat setelah Inter Milan tersingkir dari Liga Champions di tangan Liverpool, Mancini melontarkan kejutan dengan mengatakan dirinya akan turun jabatan pada bulan Mei. Namun tak sampai 24 jam, pelatih yang akrab disapa Mancio itu meralat ucapannya dan memutuskan untuk bertahan.

Atas sikapnya yang terkesan sembrono, pelatih berusia 43 tahun itu kemudian meminta maaf dalam wawancara dengan sebuah stasiun TV di Italia dan dilansir oleh Goal.

"Saya mengatakan sesuatu yang telah berada di dalam kepala saya selama beberapa saat. Tetapi, mungkin, saya menyatakannya pada waktu yang tidak tepat. Setelah menyadarinya saya memutuskan untuk tidak mengulanginya lagi," tandasnya.

"Hal itu tidak dipertimbangkan. Pastinya kekalahan (dari Liverpool) sedikit mempengaruhi, ada sedikit rasa pahit yang menyebabkannya. Kami memiliki banyak peluang dan sangat kecewa karena tidak mengakhiri pertandingan dengan 11 orang," jelasnya.

Pernyataan tersebut seakan menjelaskan mengapa mantan pelatih Fiorentina itu mengambil keputusan terlalu cepat. Sebelumnya banyak yang bertanya-tanya mengapa Mancini yang terbilang cukup sukses menangani Inter tiba-tiba memutuskan untuk mundur.

Diungkapkan juga olehnya bahwa tujuannya saat ini adalah kembali mempersembahkan gelar bagi Nerrazzurri, termasuk Liga Champions musim depan.

"Saya tetap berada di Inter untuk memenangi Liga Italia dan terus melanjutkannya. Saya pikir Inter merupakan tim terbaik saat ini," pungkasnya.

Konsolidasi untuk Scudetto

Setelah tersingkir dari Liga Champion, target Inter tinggal dua ajang domestik: Serie A dan Coppa Italia. Konsolidasi kekuatan perlu dilakukan I Nerazzurri demi mengamankan scudetto di tangan mereka.

Untuk ukuran tim yang sangat mendominasi Serie A, gugur di babak 16 besar Liga Champion tentu saja terlalu cepat. Inter malu dan kecewa dengan pencapaian ini dan mereka ingin menebusnya di pentas Serie A.

“Tentu saja kami kecewa, tapi tim ini masih bisa berkembang. Kami masih punya scudetto untuk diperjuangkan. Inter harus menyelesaikan musim ini dengan baik,” ujar il capitano Javier Zanetti seperti dikutip inter.it.

Pada awal tahun ini, orang dengan mudah akan menyatakan scudetto sudah di tangan Inter. Tapi, sekarang peluang harus dihitung ulang karena posisi I Nerazzurri di puncak klasemen Serie A mulai didekati Roma.

Kekalahan 0-1 dari Liverpool di Liga Champion, Selasa (11/3), menjadi konfirmasi bahwa grafik performa Inter memang sedang jelek. Di Serie A, tim asuhan Roberto Mancini tidak meyakinkan sejak giornata 24.

Sebaliknya Roma justru sedang konsisten menang. Kalau tidak gegas melakukan konsolidasi, menyusun kembali kekuatan terbaik mereka, jangan heran kalau Inter dalam waktu dekat bisa disalip Roma.

Bukan Lawan Enteng

Pada Minggu (16/3), Palermo menjadi lawan pertama yang dihadapi Inter pascakekalahan dari Liverpool. Laga di giornata 28 ini menjadi ujian apakah I Nerazzurri bisa langsung bangkit dari tragedi di Liga Champion.

Palermo bukan lawan mudah bagi Inter. L’Aquile merupakan salah satu dari sedikit tim yang tidak kalah dari Inter pada putaran pertama kompetisi. Pada 28 Oktober 2007, I Rosaneri sanggup membuat penyerang-penyerang Inter mandul dan mengimbangi I Nerazzurri 0-0.

Musim lalu, Palermo juga mampu menahan Inter 2-2 di San Siro. Dengan performa L’Aquile, yang tak pernah kalah dalam tiga pertandingan terakhir, bukan tidak mungkin Inter bakal kembali dikejutkan di Meazza.

“Kami akan ke San Siro dengan niat membawa pulang poin. Saya menantikan penampilan yang hebat dari Inter, tapi Palermo tidak akan membiarkan mereka mendominasi laga,” ujar difensore Giuseppe Biava.

PRAKIRAAN FORMASI
---------------------------------------
INTER (4-3-1-2) 12 Julio Cesar; 13 Maicon, 16 Burdisso, 23 Materazzi, 4 Zanetti; 14 Vieira, 19 Cambiasso, 5 Stankovic; 11 Jimenez; 18 Crespo, 8 Ibrahimovic Cadangan: 1-Toldo, 24-Rivas, 30-Pele, 7-Figo, 28-Maniche, 29-Suazo, 9-Cruz. Absen: Dacourt, Samuel, Cordoba, Cesar, Maxwell, Chivu (cedera). Pelatih: Roberto Mancini.

PALERMO (3-5-2) 12 Fontana; 77 Rinaudo, 43 Barzagli, 21 Biava; 2 Zaccardo, 14 Guana, 8 Migliaccio, 30 Simplicio, 16 Cassani; 11 Amauri, 7 Cavani Cadangan: 1-Agliardi, 53-Cossentino, 4-Tedesco, 20-Caserta, 10-Miccoli, 17-Jankovic, 23-Bresciano. Absen: Capuano (cedera). Pelatih: Francesco Guidolin.

INTER IKAT IBRA 8 JUTA POUNDS

ZLATAN Ibrahimovic diberitakan telah menyetujui kontrak baru dengan Inter Milan dengan nilai yang sangat fantastis: 8 juta pounds per tahun untuk jangka waktu 5 tahun. Kalau berita itu benar, maka Ibra, nama kecil Ibrahimovic, akan menjadi pemain termahal di Italia – sejajar dengan Kaka.



Massimo Moratti, Presiden Inter Milan, tampaknya ingin memastikan keberadaan striker yang musim ini telah mencetak total 15 gol itu dalam jangka waktu lama di klubnya. Apalagi setelah belakangan muncul isu yang menyebutkan bahwa Real Madrid tertarik untuk memboyong striker berumur 27 tahun itu ke Santiago Bernabeu.



“Saya pikir rencana pembaharuan kontrak Ibra sudah siap,” kata sang patron. “Tidak ada masalah soal itu. Apakah artinya kami akan membayarnya lebih mahal dari Kaka? Saya piker tidak. Namun, tentu saja nilai kontrak Ibra tidak akan jauh beda dengan Kaka.”



Dalam 18 bulan keberadaannya di I Nerazzurri, pemain yang berjuluk Ibracadabra ini tak kekurangan penampilan sensasional yang mengundang banyak pujian. Bahkan sejumlah pengamat menjagokan striker temperamental ini untuk meraih Ballon d’Or tahun ini.



Setelah menandai come back-nya pecan lalu dengan sebuah gol ke gawang Reggina, kini Ibra sangat dinantikan peran ajaibnya saat Inter harus menang besar atas Liverpool di second leg perdelapan final Liga Champions, Rabu (12/3) besok.

TUNTUTAN MANCIO PADA MORATTI

PERS Italia mensinyalir Roberto Mancini mengajukan sejumlah syarat dan tuntutan kepada Massimo Moratti dalam pertemuan mendadak di ruang kerja Moratti, Rabu (12/3). Mancio mengancam akan pergi dari Inter di akhir musim setelah kalah 0-1 dari Liverpool, namun belakangan meralatnya.


Mancio meminta Luis Figo diberi sanksi atas sikap buruknya menolak masuk lapangan saat Inter tertinggal 0-1 dari Liverpool (11/3). Kabarnya pelatih kelahiran Jusi ini juga menginginkan Adriano segera dijual ke klub lain dan melepas Alvaro Recoba secara permanen ke Torino. Adriano kini dalam masa pemulihan di Sao Paolo, sementara Recoba berstatus pemain yang dipinjamkan ke Torino.


Selain itu, Moratti diminta mendukung Mancio sepenuhnya dalam konflik yang melibatkan sang pelatih dengan kepala dokter tim Inter, Franco Combi. Konflik terselubung di antara kedua orang penting di I Nerazzurri ini merebak sejak Mancio mengkritik lamanya tim medis Inter menyembuhkan cedera para pemain. Combi dan Mancio beberapa kali berperang komentar di media.


Ketegangan di markas Beneamata memang masih jauh dari reda. Mancio masih bersitegang dengan Hernan Crespo dan Patrick Vieira, sementara Zlatan Ibrahimovic disinyalir sudah tidak mau berbicara lagi dengan Marco Materazzi - akibat kartu merah yang didapat Ibra di Anfield.
"Pelatih harus berbicara kepada pemain tentang situasi terakhir tim. Semua kontroversi ini bisa merusak perjalanan tim. Tapi, kalau mereka mau, tidak harus terjadi seperti itu," kata Moratti masygul kepada Channel4.

Selasa, 11 Maret 2008

Rp 147 Miliar untuk Ibra

Inter Milan dikabarkan siap memperpanjang kontrak striker mereka, Zlatan Ibrahimovic. Disinyalir nilai kontrak baru Ibra mencapai angka 8 juta poundsterling (sekitar Rp 147 miliar) setahun.

Dengan deal baru tersebut, mantan penyerang Juventus itu akan menjadi salah satu pemain termahal di Seri A selain Kaka. Kontrak berdurasi lima tahun tersebut diberikan untuk memagari Ibra dari incaran klub-klub top Eropa. Paling baru, bomber berusia 26 tahun itu dikabarkan tengah diincar Real Madrid.

"Saya pikir tidak ada masalah, kontrak barunya akan segera ditandatangani," ujar Presiden Inter Massimo Moratti seperti dilansir Channel4. "Apakah ia akan dibayar lebih mahal dari Kaka? Saya rasa tidak. Tetapi akan ada beberapa poin yang sama," imbuhnya

Ibra didatangkan Nerazzurri dari Juventus pada tahun 2006 setelah Bianconeri terdegradasi ke Seri B. Kibasan uang senilai 18 juta poundsterling (sekitar Rp 349 miliar) sudah cukup untuk memindahkan penyerang internasional Swedia itu dari San Siro.

Hadiah Centoanni

Pada 9 Maret, Inter tepat berusia 100 tahun. Partai melawan Reggina di Giuseppe Meazza pada Sabtu (8/3) menjadi kesempatan I Nerazzurri untuk menghadirkan hadiah indah dalam perayaan centoanni (100 tahun).

Hadiah berbentuk kemenangan akan terasa lebih indah buat Inter karena La Beneamata sekarang sedang mengalami masa sulit. Sejak kekalahan 0-2 dari Liverpool pada perdelapanfinal Liga Champion (19/2), Inter tak pernah menang.

Setelah seri 1-1 dengan Sampdoria dan Roma, Ahad lalu Inter dipukul Napoli 0-1. Itu kekalahan pertama Nerazzurri dalam Serie A musim ini. Hasil itu membuat Inter kini hanya unggul enam poin atas peringkat dua Roma.

Pelatih Inter, Roberto Mancini, menyebut krisis pemain karena cedera sebagai salah satu penyebab kekalahan di Napoli. Sabtu ini, jumlah pemain yang terbatas tidak boleh menjadi alasan Pasukan Biru Hitam.

Kelas Reggina ada di bawah Inter. Selain itu, Gli Amaranti sedang mengalami krisis hasil positif. Dalam delapan giornata terakhir, Reggina hanya sekali menang. Imbasnya pelatih Renzo Ulivieri dipecat. Sang pengganti adalah Nevio Orlandi, yang sebelumnya menangani tim junior.

Alasan lain Inter tak boleh gagal adalah rekor Reggina di Giuseppe Meazza. Dalam tujuh pertemuan kontra Nerazzurri, Amaranti tidak pernah menang dan empat kali kalah. Pada lima laga terakhir, Reggina gagal mencetak gol.

Gol Crespo

Partai kontra Reggina menjadi persiapan Inter untuk menghadapi laga kandang Liga Champion melawan Liverpool (11/3). Sangat mungkin salah satu dari penyerang Julio Cruz dan Zlatan Ibrahimovic dicoba Mancini.

Setelah dikalahkan Liverpool di Anfield, Ibra dan Cruz tidak pernah masuk tim karena tidak fit. Dalam tiga laga terakhir, mengandalkan penyerang Hernan Crespo, David Suazo, dan Mario Balotelli, Inter hanya mampu membuat dua gol.

Salah satu gol dicetak Crespo, yakni ke gawang Il Samp. Bomber asal Argentina ini pantas dicoba lagi. Musim lalu, eks pemain Parma, Lazio, Milan, dan Chelsea ini mencetak gol tunggal kemenangan atas Reggina di San Siro.

Keputusan ada di tangan Mancini. Ia juga harus dapat memberi ketenangan ke dalam tim menyusul hasil kurang bagus pada dua pekan terakhir.

“Semua bergantung pada kami. Kami dapat terus memimpin jika tetap tenang, mampu memulihkan pemain yang cedera, dan berjuang keras sampai hari terakhir musim ini,” kata Mancini, seperti dikutip situs Inter.it. (Riemantono)

PRAKIRAAN FORMASI
---------------------------------------
INTER (4-4-2) 12 Julio Cesar; 13 Maicon, 16 Burdisso, 23 Materazzi, 4 Zanetti; 19 Cambiasso, 14 Vieira, 28 Maniche, 7 Figo; 18 Crespo, 29 Suazo Cadangan: 1-Toldo, 24-Rivas, 30- Pele, 5-Stankovic, 11-Jimenez, 8-Ibrahimovic, 9-Cruz. Absen: Dacourt, Samuel, Cordoba, Cesar, Maxwell, Chivu (cedera) Pelatih: Roberto Mancini

REGGINA (4-3-2-1) 22 Novakovic; 55 Lanzaro, 16 Valdez, 5 Cirillo, 6 Aronica; 7 Vigiani, 8 Barreto, 4 Cascione; 81 Brienza, 17 Amoruso; 19 Makinwa Cadangan: 82-Sarao, 20-Alvarez, 34- Missiroli, 14-Tognozzi, 8-Migliaccio, 10-Cozza, 9-Stuani. Absen: Garcia, Ceravolo, Modesto, Campagnolo (cedera) Pelatih: Nevio Orlandi.

Kamis, 28 Februari 2008

Spalletti: Zanetti Bagus, Crespo Lihai


Luciano Spalletti mengaku AS Roma seharusnya bisa memetik tiga angka atas Inter Milan. Untuk tim lawan, dia angkat jempol buat Javier Zanetti sang penyelamat Inter dan menyebut Hernan Crespo lihai karena sudah membuat Philippe Mexes diusir wasit.

Il Lupo unggul terlebih dulu dari Nerazzuri di stadion Giuseppe Meazza, Kamis (28/2/2008) dinihari WIB, pada menit 38 lewat gol Il Capitano-nya, Francesco Totti. Akan tetapi kemenangan harus melayang karena 50 menit setelah gol itu Zanetti membuat skor kembali imbang.

"Saya pikir kami seharusnya bisa mengunci tiga poin. Namun di atas semuanya kami seharusnya bisa lebih hati-hati, karena pada satu titik Inter memainkan tiga penyerang," ujar Spalletti seperti dilansir Channel 4.

"Sebelum pertandingan kami tahu akan jadi krusial untuk tidak memberikan Inter peluang yang, terlepas dari gol Zanetti, saya pikir kami sudah mampu mencapainya."

Maka meski timnya tak memetik hasil maksimal, Spalletti sepertinya cukup puas. Hal tersebut dikarenakan Roma dinilainya mampu menutup peluang lawan dan tak kehilangan keseimbangan permainan.

"Lalu kami kebobolan gol yang sama sekali tak bisa dihindarkan. Sama sekali tak diragukan upaya Zanetti bagus untuk bisa menghasilkan tembakan itu," puji Spalletti.

Terhadap diusirnya Philippe Mexes menjelang pertandingan berakhir, yang membuat Inter mendapatkan momentum dan lantas bisa menyamakan kedudukan, Spalletti melakukan pembelaan. Menurutnya Mexes sama sekali tidak melakukan pelanggaran dan wasit melakukan kesalahan dalam melayangkan kartu kuning kedua.

"Mexes bilang dia tidak melanggar siapa-siapa sehingga berhak atas kartu kuning kedua tersebut. Para pemain sangat marah dan mereka benar karena itu sama sekali bukan pelanggaran. Faktanya, Mexes bilang dia berhenti untuk menghindari benturan tapi Hernan Crespo sangat lihat dan (wasit) Roberto Rossetti termakan tipuan," pungkas Spalletti.

Seri yang Lebih Berharga dari Menang


Milan - Inter Milan memang gagal mengalahkan AS Roma dan harus puas dengan hasil seri 1-1. Tapi bagi Roberto Mancini, raihan satu angka ini harganya lebih tinggi dari kemenangan.

Di Stadion Giueseppe Meazza, Kamis (28/2/2008) dinihari WIB, Inter nyaris saja dipermalukan oleh Roma. Beruntung I Beneamata punya Javier Zanetti yang mencetak gol penyama di tiga menit terakhir laga.

Hasil seri ternyata sangat disyukuri oleh Mancini, pelatih Inter. "Mengingat bagaimana pertandingan tadi berjalan, ini adalah imbang yang lebih berharga daripada kemenangan," aku Mancini di Football Italia.

"Tim ini menunjukkan karakter hebat dan kami mengatasi tekanan saat kami harus melakukannya. Kami membuktikan diri sebagai tim yang fantastis," lanjut allenatore berusia 43 tahun tersebut.

Gol penyama kedudukan dari Inter terasa spesial bukan hanya karena dicetak di penghujung pertandingan, tapi juga karena disumbangkan oleh Zanetti yang jarang membobol gawang lawan. November 2006 adalah kali terakhir Il Capitano mencetak gol bagi Nerrazzuri.

Torehan gol Zanetti itu membuat Roma gagal memangkas selisihnya dari Inter di klasemen Seri A. Roma tetap defisit sembilan angka di belakang Inter (Roma 52, Inter 61).

Mancini pun memuji Zanetti sekaligus berusaha menerjemahkan sumbangan pemain Argentina itu sebagai tanda positif klubnya menuju scudetto.

"Gol Zanetti seperti sebuah tanda dari takdir. Ini karena dia adalah kapten tim dan pemain yang memiliki jumlah penampilan terbanyak bagi klub ini," girang Mancini. "Keunggulan sembilan angka dari peringkat dua adalah hal yang hebat. Saya tidak munafik."

Gol Telat Zanetti Selamatkan Inter



Milan - Big match di giornata 25 antara Inter Milan kontra AS Roma berakhir dengan skor sama kuat 1-1. Unggul terlebih dulu, Roma di menit-menit kehilangan tiga poin setelah Inter mampu menyamakan kedudukan lewat Javier Zanetti.

Di Stadion Giuseppe Meazza, Kamis (28/2/2008) dinihari WIB, Roma memimpin lewat gol Francesco Totti yang dicetak sebelum peluit jeda dibunyikan. Namun dikartumerahnya Mexes menjelang pertandingan berakhir harus memupus tiga angka buat Giallorossi, karena kemudian Nerazzuri yang juga bermain dengan sepuluh pemain semenjak menit 67 karena cederanya Maxwell, malah bak mendapat momentum.

Hasil ini membuat Inter masih tak terkalahkan di Seri A musim ini, sekaligus masih bercokol di puncak klasemen dengan selisih sembilan angka dari Roma yang ada di posisi dua.

Sedari awal pertandingan kedua tim langsung mencoba membuka peluang. Pada menit ke-19, tuan rumah Inter bahkan nyaris membobol gawang Roma. Umpan silang Patrick Vieira diteruskan Hernan Crespo dengan tendangan salto kendati bola kandas di tiang gawang.

Tiga menit berselang, tendangan yang dilepaskan Luis Figo setelah menerima sodoran bola dari Christian Chivu, juga masih melebar ke arah kanan.

Tujuh menit menjelang jeda, justru kubu Roma yang bersorak kegirangan. Umpan jitu Max Tonetto dari sayap kanan mampu diteruskan Francesco Totti untuk membuat tim tamu unggul 1-0.

Memasuki babak kedua Figo kembali berupaya menyamakan kedudukan. Pada menit 55 dia mencoba melepaskan tendangan voli, namun bola masih jauh dari sasaran.

Sepuluh menit berselang Roma nyaris memperbesar keunggulan. Umpan tumit Totti diakhiri dengan sontekan Alberto Aquilani namun Julio Cesar masih dapat menghalau bola.

Tujuh menit menjelang bubaran, Roma harus bermain dengan sepuluh pemain setelah Philippe Mexes diganjar kartu kuning kedua setelah melanggar Hernan Crespo.

Pasca diusirnya Mexes, Inter lantas terus merangsek. Pada menit 86, tandukan Crespo setelah meneruskan umpan silang Maicon masih bisa susah payah ditepis Alexander Doni. Akan tetapi dua menit kemudian Doni tak kuasa membendung tendangan keras Javier Zanetti dari luar kotak penalti. Kedudukan pun kembali imbang, 1-1, yang juga menjadi skor akhir pertandingan.

Susunan Pemain:

Inter: Julio Cesar; Maicon, Burdisso, Chivu, Maxwell; Vieira, Cambiasso (Balotelli '58), Zanetti; Figo (Pele '61), Stankovic (Suazo '45); Crespo

Roma: Doni; Cassetti, Ferrari, Mexes, Tonetto; De Rossi, Pizarro (Aquilani '61); Taddei, Perrotta, Vucinic (Giuly '77); Totti.

Jumat, 22 Februari 2008

Matrix : Inter Kalah Karena Saya

Kekalahan Inter Milan dari Liverpool pada babak 16 besar leg 1 sangat memukul Marco Materazzi. Pemain yang diklaim ikut bertanggung jawab atas kekalahan timnya itu memohon maaf kepada rekan setimnya karena telah berbuat bodoh.Matrix harus menerima kartu merah, usai menarik kaos Fernando Torres di kotak terlarang.

Akibat aksinya itu hubungan di antara pemain Inter merenggang. Bahkan, hubungan antara Matrix dengan bomber tim Zlatan Ibrahimovic dikabarkan sangat panas, terkait komentar Ibra yang menyalahkan kekalahan tim pada bek Azzurri itu.

"Setelah berpikir selama dua hari ini saya merasa sangat kecewa. Saya masih terpukul seperti ketika pertama kali meninggalkan lapangan," keluh Matrix, seperti dilansir Tribalfootball, Jumat (22/2/2008)."Pertama kali yang saya pikirkan ketika itu adalah bukan ketidakadilan ketika wasit memberikan saya kartu merah. Saya berpikir bahwa saya telah mengeecewakan rekan setim saya. Saya ingin meminta maaf kepada seluruh punggawa Inter Milan," lirihnya.

Stankovic : Andai Saja Inter Miliki Gerrard

Kecemerlangan Steven Gerrard saat memimpin Liverpool menaklukan Inter Milan, berbuah manis. Para punggawa Inter menilai pilar Timnas Inggris itu sebagai gelandang terbaik di dunia, dan pantas dimiliki Nerazzurri.Pemain veteran Dejan Stankovic, sampai meminta presiden Inter Massimo Moratti, untuk berusaha sekuat tenaga merekrut Gerrard pada musim depan.

Stankovic dikabarkan menghubungi Massimo Moratti, demi menyampaikan keinginannya tersebut. Sebagai pemain senior Inter, Stankovic menilai Gerrard sangat bermanfaat buat mendongkrak performa tim Nerazzuri musim depan."Lini tengah Inter tidak memiliki pemain berkarakter kuat seperti Gerrard. Menurut saya, Gerrard lebih baik ketimbang Frank Lampard atau Michael Ballack, dan akan sangat membantu kinerja Inter Milan," jelas Dejan Stankovic seperti dilansir Channel4, Jumat (22/2/2008).

"Jika Gerrard berniat main di San Siro, ia akan menjadi pemain terbaik yang pernah diboyong Inter," cetus Stankovic.Stankovic langsung menghubungi Moratti tidak lama setelah tiba di Milan, namun Moratti dikabarkan lebih menyukai Lampard. Apalagi, pemain itu belum memutuskan apakah akan memperpanjang kontraknya di Stamford Bridge atau sebaliknya.

Minggu, 10 Februari 2008

That's Inter-tainment - Inter rank 1 Ver FOX Soccer Channel February 7 2008

That's Inter-tainment

Fox Soccer Channel Club Rankings
February 7, 2008


RANK CLUB PTS +/-
1 Inter Milan (ITA) 240 --
2 Manchester United (ENG) 239 +1
3 Arsenal (ENG) 231 -1
4 Real Madrid (ESP) 224 --
5 Chelsea (ENG) 196 +3
6 FC Barcelona (ESP) 193 -1
7 AS Roma (ITA) 183 --
8 Bayern Munich (GER) 177 -2
9 Juventus (ITA) 153 --
10 Olympique Lyon (FRA) 141 --
11 FC Porto (POR) 137 +3
12 AC Milan (ITA) 136 --
13 Werder Bremen (GER) 102 --
14 Liverpool (ENG) 99 -3
15 Villarreal (ESP) 93 --
16= PSV Eindhoven (HOL) 91 +3
16= Rangers (SCO) 91 +8
18 Celtic (SCO) 88 -2
19 Fiorentina (ITA) 81 +2
20 Everton (ENG) 57 NR
21 Ajax Amsterdam (HOL) 42 -2
22 Hamburg (GER) 36 -3
23 Sao Paulo (BRA) 32 NR
24 Lanus (ARG) 31 -1
25 Bayer Leverkusen (GER) 30 NR
The next ten clubs were:
Aston Villa (ENG)
Espanyol (ESP)
Atletico Madrid (ESP)
FC Sevilla (ESP)
Boca Juniors (ARG)
Heerenveen (HOL)
Olympiakos (GRE)
Santos (BRA)
Benfica (POR)
Udinese (ITA)












That's Inter-tainment

Inter Milan survived the winter break to retain its position atop the FSCCR, despite a serious charge from Premiership giants Manchester United (2) and Arsenal (3). The Nerazzurri remain undefeated in Serie A action this season despite the pursuit of clubs like Roma (7) and Juventus (9).

Rangers (16) made the biggest jump in the first 2008 edition of the FSCCR after some impressive domestic results that have given the club a four-point lead over hated archrivals Celtic (18) in the SPL.

Liverpool's domestic problems and inability to put lower teams away has cost them some points in the rankings. Falling to 14th in the FSCCR, the Reds are still lucky to be ahead of Everton (20) here, but don't have that same luxury in the Premiership table. Fortunately for Rafa Benitez his bread and butter is the upcoming Champions League knockout stages where Liverpool's proved a formidable opponent in years past.

The FSCCR are compiled from votes by FSI writers and commentators from the U.S., Canada, Mexico, Chile, and Argentina. The world club rankings are published every other Thursday.
www.chinahistoryfor um.com

Barter Aquilani dengan Adriano

Inter memang sangat berambisi untuk mendatangkan Alberto Aquilani dari Roma. Namun, Inter juga sadar untuk mendapatkan gelandang muda Roma itu bukan hal yang mudah. Menurut Gazzetta dello Sport, Roma hanya mau memberikan Aquilani jika Inter mau memberikan Adriano.

Aquilani juga mengakui bahwa Inter sangat berminat menggunakan tenaganya. Bahkan, Aquilani menyambut baik keinginan Inter dan mengaku senang dengan tawaran Nerrazuri itu.

"Ya, saya akan senang menjadi gelandang Nerrazuri di bawah Roberto Mancini. Saya telah membaca ketertarikan mereka," ujar Aquilani kepada Il Messaggero, Sabtu (9/2/2008).

Aquilani sendiri merupakan pemain sejati Roma. Pemain kelahiran Roma ini juga merupakan anak didik sekolah akademi Giallorossi. Bersama dengan Daniele De Rossi, Aquilani juga diprediksikan akan� menjadi pewaris tahta Roma menggantikan Francesco Totti.

Aquilani sendiri akan habis kontraknya di Roma hingga 2010 nanti. Namun Inter mengaku sangat ingin mendatangkan Aquilani pada musim panas nanti.

Keinginan Inter itu tentu tidak mudah. Roma dipastikan tidak akan menerima tawaran skala kecil dari Nerrazuri untuk pemain berliannya itu. Giallorossi mungkin akan setuju dengan kepindahan Aquilani jika Inter mau memasukan Adriano dalam kesepakatan nanti.

Adriano sendiri saat ini dipinjamkan ke Sao Paolo Brasil dan akan kembali ke San Siro Juni nanti. Rumor paket tukar guling itu diyakini juga didukung sang pelatih Roma Luciano Spaleti. Pelatih plontos ini mengaku sangat membutuhkan seorang striker dibandingkan seorang gelandang.